Senin, 24 Mei 2010

Info for TTM

Untuk sekedar info:

Tahun 2010 ini bunda kita masuk dalam 2 nominasi AMI AWARD 2010 untuk kategori PENATA MUSIK TERBAIK UNTUK LAGU (AKU PASTI KEMBALI)dan kategori KARYA LAGU KOLABORASI TERBAIK (feat Gita Gutawa) lagu MAU TAPI MALU.... Mohon doanya agar BUnda kita menang....thanks for all....

Karya Album Maia Estianty

Ratu 'Bersama' Album #1

2003
1. Jangan Bilang Siapa Siapa
2. Aku Baik Baik Saja
3. Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu
4. Kita Tidak Sedang Bercinta Lagi
5. Nina Bobo
6. Bersama
7. Turn Me On
8. Baru jadi
9. Dimanakah Kau Ada
10. Dansa
`
RATU adalah
Pinkan Mambo (vokal)
Maia Ahmad (keyboard, piano, back voc, vocal on “Bersama”)

Produser Eksekutif
SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA
Produser Album
MAIA AHMAD
Studio Rekaman
AHMAD STUDIO & DENNY CHASMALA STUDIO (track 5)
Penata Rekam
MAIA AHMAD, AHMAD DHANI (ADAT), SIMON SUKMANA, DENNY CHASMALA
Penata Arasemen
• MAIA AHMAD (track 1, 2, 3, 5, 6, 7, 9)
• AHMAD DHANI (track 4, 8, 10)
Penata Aransemen String
• ONI SA’UNINE (track 3 & 9)
• MAIA AHMAD (track 1 & 9)
• AHMAD DHANI (track 3)
Penata Mixing
• DANNY LISAPALY & ANDY AYUNIR (track 1, 2, 3, 5, 7, 8, 10)
• SIMON SUKMANA & MAIA AHMAD (track 6 & 9)
• SIMON SUKMANA & AHMAD DHANI (track 4)
Studio Mixing
• A SYSTEM STUDIO (track 1, 2, 3, 5, 7, 8, 10)
• AHMAD STUDIO (track 4, 6, 9)
Mastering
KHO HOK LAIJ @ MUSICA STUDIO’S
Fotografi
• PINKY MIRROR (cover & Studio)
• RANI MAHADEWI, PANDIT, ELSA (outdoor)
Desain Sampul
TEPAN COBAIN & MAIA AHMAD
Penata Rias
MIA
Penata Rambut
TOMMY
Busana untuk foto di Studio oleh
DENNY WIRAWAN & ABSOLUTE BOUTIQUE
Musisi Pendukung
• Gitar : DENNY CHASMALA, ANDRA RAMADHAN, TARAS
• Drums : AGIL CINCERE
• Bass : BINTANG
• Violin : ONI SA’UNINE
• Flute : DONNI
• STRING : SA’UNINE & HENRY LAMIRI




Ratu & Friends #1 (compilation)

2004

1. Teman Tapi Mesra

2. Didadaku Ada Kamu

RATU adalah
Mulan (vokal)
Maia Ahmad (arranger, komposer, lyrics, keyboard & vokal)

Produser Eksekutif
SONY BMG MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA
...dst


1. Lelaki Buaya Darat

2. Semakin Hari Semakin Cinta

3. Dear Diary

4. Seribu Cinta

5. Teman Tapi Mesra

6. Lelaki Yang Kumau

7. Ratu Sejagad

8. No Satu

9. Didadaku Ada Kamu

10. Aku Pasti Kembali

11. Teman Tapi Mesra (Akustik)

RATU adalah
Mulan (vokal)
Maia Ahmad (arranger, komposer, lyrics, keyboard & vokal)

Produser Eksekutif
SONY BMG MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA & EXPLOSIVE RECORDS
Produser Album
MAIA AHMAD
Studio Rekaman
AHMAD STUDIO & LEGEND@STUDIO
Penata Rekam
MAIA AHMAD, AHMAD DHANI, SIMON SUKMANA, PAK EDOT, KANG DAVID, AGIL
Penata Mixing
MAIA AHMAD, AHMAD DHANI, DON I BART
Studio Mixing
LEGEND@STUDIO
Mastering
DON I BART
Fotografi
DIO HILAUL, PINKY MIRROR, AHMAD DHANI, PATTY, BAMBANG
Desain Sampul
TEPAN COBAIN & OKKY JELLY
Penata Rias
MIA & INDRA TAN
Penata Rambut
TOMMY, INDRA TAN, EMBER
Musisi Pendukung
• Gitar : TEPI ITEM, AHMAD DHANI, DENNY CHASMALA
• Drums : YOYOK PADI, AHMAD DHANI, PAK EDOT
• Bass : BINTANG
• Violin : IVAN, DAVID, SURYATI, AGUS, SADRAKH, YASRIL
• Viola : IVAN & OBRIN
• Cello : RULLY & SIGIT
• Vokal Latar : NOVIA

Maia & Friends #2 (compilation)

2008

Ingat Kamu

EGP ( Emang gue Pikirin)

MAIA adalah
MeyChan (vokal)
Maia Estianty (arranger, komposer, lyrics, keyboard & vokal)

Produser Eksekutif

SONY BMG MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA
Produser Album
MAIA ESTIANTY
Studio Rekaman
MAIA STUDIO
Penata Rekam
MAIA ESTIANTY & RONALD AVIANTARA
Penata Aransemen
MAIA ESTIANTY & RONALD AVIANTARA
Penata Mixing
DON I BART
Studio Mixing & Mastering
SOEARA MADJOE PERDJOEANGAN
Mastering
DON I BART
Fotografi
theFANANI
Konsep Sampul
MAIA ESTIANTY
Desain Sampul & Ilustrasi
EMTE
Penata Rias
MIA
Penata Rambut
TOMMY
Busana
OLIVE APRILLIA
Musisi Pendukung
• Gitar : DENNY CHASMALA
• Bass : BINTANG
• Trumpet “EGP” : DIDIET MARUTO

• Suara Bising “EGP” : AMING, PIPIT, FERRY, TYO, UPAN, LIA ANANTA


MAIA 'Sang Juara' Album #3

2009

1. Pengkhianat Cinta!!! (Feat: Cinta Laura)

2. Serpihan Sesal...

3. Yang Penting Happy (Feat: PASTO)

4. Ingat Kamu

5. Emang Gue Pikirin!!!

6. Sang Juara

7. Mengemis Cinta

8. Biasa Saja...

9. Penantian Rahasia

10. Let’s Get The Beat

MAÏA are
MAÏA ESTIANTY & MEYCHAN


Producer

MAÏA ESTIANTY

Executive Producer

SONY MUSIC ENTERTAINMENT INDONESIA

Recorded at
MAÏA’S STUDIO

Strings recorded at
PENDULUM STUDIO (Serpihan Sesal & Sang Juara)

AHMAD DHANI’S STUDIO (Legend@ Studio) (Penantian Rahasia)

Mixed at
SOEARA MADJOE PERDJOEANGAN & STUDIO *RUMAKU*

Mastered at
SOEARA MADJOE PERDJOEANGAN

Mastered by
DON I BART

Mixed by
DON I BART (all songs except Mengemis Cinta, Let’s Get the Beat)

TOMMY P UTOMO (Mengemis Cinta & Let’s Get The Beat)

Recorded by
MAÏA ESTIANTY & RONALD *ROY* AVIANTARA, all track except 4 the strings

• FAY ISMAIL : STRINGS AT PENDULUM STUDIO

• EDOTH : STRINGS AT AHMAD DHANI’S STUDIO

Music Arranged
MAÏA ESTIANTY

Co. Arranged
RONALD *ROY* AVIANTARA

String arr

• Penantian Rahasia : MAÏA ESTIANTY AND IVAN LUTHFIE

• Serpihan Sesal : ANDI RIANTO

• Sang Juara : ANDI RIANTO

Wardrobe by
OLIVE APRILLIA

Make up
MERCIA DEWI (MIA)

Hair do
TOMMY

Official MAIA logo
eMTe
Photo
Oking
Digital Imaging
Joe Daran
Design Cover

Tiara Adikusumah & Ziad Alfarabi

Additional Mucisians :

Guitar : DENNY CHASMALA (All songs),
except Penantian Rahasia by STEVIE ITEM

Bass : BINTANG (Sang Juara, Ingat Kamu, Emang Gua Pikirin, Mengemis Cinta)

Drum : YOYOK PADI (Penantian Rahasia dan Mengemis Cinta)

String :
• Penantian Rahasia : IVAN LUTHFIE, DAVID, SURYATI, AGUS, SADRAKH, YASRIL, OBRIN, RULLY, SIGIT
• Sang Juara and Serpihan Sesal : MAGENTA STRINGS ENSEMBLE
à SYAHRIER HELMY, RM CONDRO KASMOYO, HERY SUNARTA, ADI NUGROHO, DINAWAN KRISNOWOADJI, SANTOSO NURHARAINI, BAMBANG SUWONDO, ANDY AMRULLAH, SAPTADI

Background *shout* at EGP : AMING, PIPIT, FERRY, TIO, UPAN, LIA ANANTA

Background *shout* at Sang Juara : DONNE

Brass at Emang Gua Pikirin : DIDIT MARUTO

About Bunda



Setelah melalui gonjang-ganjing di mata publik dan mengalami banyak kehilangan, Maia Estianty menunjukkan siapa ‘Sang Juara’ sebenarnya.

Maia Estianty melanda dunia musik Indonesia dengan Ratu sejak tahun 2003. Bersama Pingkan Mambo, sesama penyanyi latar untuk Dewa19, lagu-lagu macam “Aku Baik-baik Saja” dan “Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu” dari album Bersama membuat Ratu dikenal dan populer. Ketenaran itu semakin memuai ketika Ratu tahun 2005 berawak Maia dan Mulan Kwok(nama sebenarnya Raden Wulansari ^_^), seorang penyanyi yang didapatkan dari proses audisi untuk pengganti Pingkan yang mengundurkan diri dengan alasan perbedaan visi. Selama tahun 2005 dan 2006, Ratu merajai Indonesia(seperti namanya : RATU).


Dimulai dengan lagu “Teman Tapi Mesra”, dari album Ratu and Friends (2005) yang laku 400 ribu kopi, lagu yang berkesan genit ini sukses menggoda telinga masyarakat Indonesia, hingga “Lelaki Buaya Darat” dan “Dear Diary” dari album No Satu (2006), yang kemudian laku hingga 500 ribu kopi. Berperan utama dalam hal pemilihan dan aransemen lagu Ratu sejak awal, Bunda Maia pernah meraih penghargaan AMI tahun 2006 dalam kategori produser terbaik bagi lagu “Teman Tapi Mesra”(wooww,prok..prok..prok..), mengalahkan Erwin Gutawa sebagai sesama nominee.


Ratu dengan cepat menjadi salah satu nama paling besar di industri musik, dengan lagu-lagu yang ringan dan mudah diinget di kepala, serta gaya pakaian personelnya yang sulit dilupakan. Tak sulit untuk menunjuk siapa penyebab meruaknya gaya yang disebut-sebut berasal dari Harajuku Jepang (stocking berwarna silau bo’! kaos ramai motif! sarung tangan! rambut warna-warni!), tapi bunda bilang, gaya Ratu lebih condong ke arah London street style.Maia Estianty melanda dunia musik Indonesia dengan Ratu sejak tahun 2003. Bersama Pingkan Mambo, sesama penyanyi latar untuk Dewa19, lagu-lagu macam “Aku Baik-baik Saja” dan “Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu” dari album Bersama membuat Ratu dikenal dan populer. Ketenaran itu semakin memuai ketika Ratu tahun 2005 berawak Maia dan Mulan Kwok, seorang penyanyi yang didapatkan dari proses audisi untuk pengganti Pingkan yang mengundurkan diri dengan alasan perbedaan visi. Selama tahun 2005 dan 2006, Ratu merajai Indonesia.
Dimulai dengan anthem “Teman Tapi Mesra”, dari album Ratu and Friends (2005) yang laku 400 ribu kopi, lagu yang berkesan genit ini sukses menggoda telinga masyarakat Indonesia, hingga “Lelaki Buaya Darat” dan “Dear Diary” dari album No Satu (2006), yang kemudian laku hingga 500 ribu kopi. Berperan utama dalam hal pemilihan dan aransemen lagu Ratu sejak awal, Maia pernah meraih penghargaan AMI tahun 2006 dalam kategori produser terbaik bagi lagu “Teman Tapi Mesra”, mengalahkan Erwin Gutawa sebagai sesama nominee.
Ratu dengan cepat menjadi salah satu nama paling besar di industri, dengan lagu-lagu yang ringan dan mudah menempel di kepala, serta gaya pakaian personelnya yang sulit dilupakan. Tak sulit untuk menunjuk siapa penyebab meruaknya gaya yang disebut-sebut berasal dari Harajuku secara nasional saat itu (stocking berwarna silau! kaos ramai motif! sarung tangan! rambut warna-warni!), walau itu kemudian dibantah oleh penata gaya mereka yang menyatakan bahwa gaya Ratu lebih condong ke arah London street style.

Di awal tahun 2007, Ratu tiba-tiba mendapat guncangan hebat atau bencana untuk bunda. Dalam sebuah konferensi pers, Mulan mengungkapkan ketidakpuasannya atas tidak transparannya manajemen Ratu, termasuk soal pembagian royalti. Hingga akhirnya Mulan keluar dari Ratu, dan Ratu pun vakum selama sekitar setahun. Seperti tali yang sambung menyambung, masalah demi masalah mulai mendatangi bunda Maia . Rumah tangganya dengan Dhani Ahmad Prasetyo luluh lantak, dan pemberitaan media tentang isu ini seperti tak mengenal akhir, mulai dari harta gono-gini sampe pembagian hak asuh anak-anak. Sampai-sampai bunda Maia di-‘anugerahi’ sebuah piala bertuliskan ‘Artis Sejuta Kasus’ di tahun 2007 oleh sebuah infotainment (hahahahaha..).


Namun bunda yang memang terlihat lebih banyak diam ternyata terus menjalankan ambisi musiknya, yang kemudian bernama Duo Maia karena nama ‘Ratu’ tak diizinkan oleh Dhani. Mey Chan menjadi pengganti Mulan, dan Duo Maia merilis dua single pada bulan Januari, “Ingat Kamu” dan “EGP” dalam album Maia and Friends (2008).


Alhamdulillah setelah resmi bercerai di bulan September 2008, Bunda semakin menyibukkan diri dengan Maia Entertainment, tempat bunda bergerak sebagai produser sekaligus produser eksekutif bagi artis orbitannya, Pasto.Bunda memiliki share di tiga kafe yang semuanya tersebar di Kemang, yaitu Venue, Tipsy, dan Shy Rooftop dan bergabung sebagai penanam saham di PT Outsourcing Indonesia yang sudah memperkerjakan kurang lebih 7000 pegawai(prokk..prok..prok..), “Mencoba sesuatu yang barulah,” katanya. Bersama Mey Chan, tahun 2009 merilis album terbaru berjudul Sang Juara bulan Februari(2009).
Maia Estianty melanda dunia musik Indonesia dengan Ratu sejak tahun 2003. Bersama Pingkan Mambo, sesama penyanyi latar untuk Dewa19, lagu-lagu macam “Aku Baik-baik Saja” dan “Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu” dari album Bersama membuat Ratu dikenal dan populer. Ketenaran itu semakin memuai ketika Ratu tahun 2005 berawak Maia dan Mulan Kwok, seorang penyanyi yang didapatkan dari proses audisi untuk pengganti Pingkan yang mengundurkan diri dengan alasan perbedaan visi. Selama tahun 2005 dan 2006, Ratu merajai Indonesia.


Dimulai dengan anthem “Teman Tapi Mesra”, dari album Ratu and Friends (2005) yang laku 400 ribu kopi, lagu yang berkesan genit ini sukses menggoda telinga masyarakat Indonesia, hingga “Lelaki Buaya Darat” dan “Dear Diary” dari album No Satu (2006), yang kemudian laku hingga 500 ribu kopi. Berperan utama dalam hal pemilihan dan aransemen lagu Ratu sejak awal, Maia pernah meraih penghargaan AMI tahun 2006 dalam kategori produser terbaik bagi lagu “Teman Tapi Mesra”, mengalahkan Erwin Gutawa sebagai sesama nominee.


Ratu dengan cepat menjadi salah satu nama paling besar di industri, dengan lagu-lagu yang ringan dan mudah menempel di kepala, serta gaya pakaian personelnya yang sulit dilupakan. Tak sulit untuk menunjuk siapa penyebab meruaknya gaya yang disebut-sebut berasal dari Harajuku secara nasional saat itu (stocking berwarna silau! kaos ramai motif! sarung tangan! rambut warna-warni!), walau itu kemudian dibantah oleh penata gaya mereka yang menyatakan bahwa gaya Ratu lebih condong ke arah London street style.


Di awal tahun 2007, Ratu tiba-tiba mendapat guncangan hebat. Dalam sebuah konferensi pers, Mulan mengungkapkan ketidakpuasannya atas tidak transparannya manajemen Ratu, termasuk soal pembagian royalti. Hingga akhirnya Mulan keluar dari Ratu, dan Ratu pun vakum selama sekitar setahun. Seperti sambung menyambung, masalah demi masalah mulai mendatangi Maia. Rumah tangganya dengan Ahmad Dhani luluh lantak, dan pemberitaan media tentang isu ini seperti tak mengenal akhir, mulai dari harta gono-gini hingga pembagian hak asuh ketiga anak mereka. Sampai-sampai Maia di-‘anugerahi’ sebuah piala bertuliskan ‘Artis Sejuta Kasus’ di tahun 2007 oleh sebuah infotainment.


Namun Maia yang memang terlihat lebih banyak diam ternyata terus menjalankan ambisi musiknya, yang kemudian bernama Duo Maia karena nama ‘Ratu’ tak diizinkan penggunaannya oleh Dhani. Mey Chan menjadi pengganti Mulan, dan Duo Maia merilis dua single, “Ingat Kamu” dan “EGP” dalam album Maia and Friends (2008).


Resmi bercerai di bulan September 2008, Maia Estianty kini menyibukkan diri dengan Maia Entertainment, tempat ia bergerak sebagai produser sekaligus produser eksekutif bagi artis orbitannya, Pasto. Ia memiliki share di tiga kafe yang semuanya tersebar di Kemang, yaitu Venue, Tipsy, dan Shy Rooftop. Baru-baru ini ia juga bergabung dengan PT Outsourcing Indonesia, “Mencoba sesuatu yang barulah,” katanya. Bersama Mey Chan, Maia yang dipanggil ‘Bunda’ oleh orang-orang di sekitarnya ini siap merilis album terbaru berjudul Sang Juara bulan Februari lalu.

”Apapun yang terjadi kemarin di media dan apapun omongan orang, pendapat orang tentang aku, aku nggak perlu meluruskan atau mengiyakan atau bilang ‘tidak’, karena aku nggak peduli. EGP [emang gue peduli]… [tertawa] “  itulah yang bunda sering katakan jika ditanya tentang masa lalu...

Minggu, 23 Mei 2010

Prestasi dan pengalaman Bunda

1. Menjadi Duta Anti Narkoba bersama artis lainnya pada tahun 2008



2. Menjadi juri Majalah Femina tahun 2009


3. Mendapat kehormatan untuk membuka panti asuhan di padang Sumut pasca gempa tahun 2010


4.Menjadi Ambasador Rumah Sakit Terbesar di singapure (doktor kayama) tahun 2009



5.Menjadi Ambasaddor tetap Dove Sister Hood tahun 2010


6.Menjadi Ambasador IMPRESSIONS Body care center tahun 2009
7.Menjadi Duta Gajah Sumatra with Nadine Candrawinata tahun 2009

8.Mendapat kehormatan nama oleh keraton Solo tahun 2009


9.Mendapat kehormatan,lagu SANG JUARA digunakan untuk lagu nasional Indonesia bidang Olahraga oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault (2009)

10.Mendapat penghargaan INSPIRING WOMAN oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan (2008)

11.Mendapat Piala DAHSYAT AWARD kategori DUO/GRUP (2009)

12.Mendapat piala AMI tahun 2006 untuk kategori Produser Musik terbaik, mengalahkan Erwin Gutawa

13.Mendapat 3 platinum untuk artis orbitan PASTO (2009)

14.Mendapat penghargaan dari Mariana Sutandi pemilik Parang Kencana(2008)

Senin, 10 Mei 2010

Maia Estianty : My Inspiring Woman


“Ibu kita Kartini putri sejati, putri Indonesia harum namanya…”Raden Ajeng Kartini, siapa yang tidak tahu coba? Semua orang pasti tahu. Pahlawan Emansipasi Perempuan ini memberikan inspirasi yang luar biasa bagi perempuan-perempuan Indonesia untuk lebih maju dan menjujung tinggi haknya. Sekarang tidak ada lagi perbedaan gender, baik perempuan maupun laki-laki semuanya memiliki kemampuan yang sama, kesempatan yang sama, dan bahkan sekarang banyak pemimpin seorang perempuan. Sebuah karya buku Kartini yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” menggambarkan masa kegelapan yang berubah menjadi masa kejayaan yang sangat inspiratif untuk kita semua tidak hanya perempuan. Itulah sekelumit tentang RA Kartini yang menjadikan perempuan Indonesia menjadi bangkit. Kini sosoknya sudah tiada, akan tetapi impian dan semangatnya tetap ada. Hari lahirnya “21 April” pun sampai saat ini diabadikan sebagai Hari Ibu Kita Kartini.Menurutku sosok dan semangat Kartini sekarang lahir kembali di seorang perempuan yang sangat inspiratif. Kehidupannya, ketegarannya, dan karyanya menjadikan aku kagum kepadanya. Siapa sih sosok “nya” itu?? Maia Estianty, itu lah sosok “nya” yang dimaksud oleh aku. Perempuan yang lahir di Surabaya, 27 Januari 1977 ini menjadikan inspirasiku dan mungkin ada orang di luar sana yang sama sepertiku yang mengagumi sosok Maia Estianty. Perempuan ini aku panggil “bunda”, banyak hal yang aku kagumi dari sosok bunda. Ketegaran dan perjuangannya dalam keluarga meskipun akhirnya cerai, akan tetapi bunda tetap tegar. Hampir 2 tahun perseturuan dengan suaminya terus bergulir, begitu hebatnya seorang perempuan yang tegar menerima keputusan untuk memilih hidup sendiri dan lepas dari suami. Itu merupakan keputusan terbaik bunda, sungguh ujian berat yang harus dijalani bunda. Tapi kini kegelapan berubah jadi terang seperti Kartini menuliskan buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Kemenangan ada di tangan bunda, hak asuh anak dengan penuh perjuangan jatuh ke tangan bunda. Meskipun sampai saat ini bunda belum bersama anaknnya, tapi bunda tetap tegar bahkan bunda ingin menyelesaikan semuanya dengan cinta damai. Bunda Maia, hidupnya penuh ujian tapi ketegaran dan senyumannya bisa menghapus semuanya.Aku hanya lah pengagum sosok baru Kartini ini, aku pernah bertemu dengannya dan saat pertama kali bertemu bunda, satu yang aku suka darinya adalah “Senyuman”. Padahal aku tahu saat itu bunda sedang banyak masalah. Menjadi pembelajaran buat aku, “Tetaplah senyum meskipun sebenarnya banyak masalah, perlihatkan kekuatan dan ketegaran”. Karena ketegaran dan prestasinya, Maia Estianty memperoleh penghargaan “A Tribute To Women 2008” sebagai bukti bahwa bunda memang inspiring woman Indonesia. “Multi talent” kata yang tepat untuk Maia Estiyanti. Apabila Kartini berkarya dengan tulisannya, bunda berkarya dalam seni. Karya lagu yang diciptakannya sampai saat ini sangatlah banyak, yang aku salut darinya di dunia musik adalah bunda tetap bertahan meskipun dia sempat redup dan pecah dengan partnernya di duo Ratu. Bunda tetap optimis dengan karyanya, hingga saat ini dia tetap bertahan bahkan menjadi lebih sukses. Dia bukan hanya musisi, dia juga pemain film, business woman dan Ibu yang baik untuk Al, El dan Dul.“Bunda Maia tidak pernah Mengemis Cinta, hidupnya selalu dibuat EGP dan Yang Penting Happy akan tetapi dia Selalu Ingat Kamu, kamu disini adalah anak-anaknya yang selalu menjadi Penantian Rahasia bunda. Serpihan Sesal tak mungkin ada buat bunda, dia tidak pernah menghiraukan Penghianat Cinta, Itulah yang membuat bunda saat ini menjadi Sang Juara. Bunda, You are my inspiring woman”Mungkin bagi yang tahu Maia Estianty, tahu semua karyanya. Di atas tadi merupakan beberapa karya bunda di album Sang Juara. Dalam rangka hari kartini 2010, Maia tetap menjadi Kartiniku yang selalu menjadi inspirasi tak hanya perempuan tapi laki-laki seperti aku pun mengaguminya. Tetaplah menjadi Sang Juara untuk kita semua. Disini aku hanya mengungkapkan seseorang yang menjadi inspiring woman menurut aku. Setiap orang pasti memiliki inspirasi sendiri-sendiri.Satu kalimat untuk kita semua “Belajarlah dari hidup ini, jangan lah terpuruk dalam kegelapan karena cahaya terang yang ada di depan sana mengajak kita bergabung dengannya”.